Hindari 5 Hal Ini Agar Lolos Tahap Interview

Hindari 5 hal ini, agar kamu lolos interview

Diperbarui 9 Jan 2022

Bagikan:


HINDARI 5 HAL INI AGAR LOLOS INTERVIEW KERJA πŸ‘¨β€πŸ’»πŸ•Ί

Sebagai pelamar, Anda pasti menantikan panggilan untuk interviewkerja. Perlu diketahui, pada tahap inilah para recruiter dapat mengamati dan menganalisis secara langsung kecocokan kandidat dengan posisi yang tersedia. Oleh karena itu, tahap interview menjadi tahap penentu diterima atau tidaknya seorang kandidat.

Sayangnya hal ini belum dipahami oleh kebanyakan kandidat, sehingga banyak yang harus merelakan pekerjaan impiannya hanya karena gagal di tahap ini. Namun kamu bisa mempersiapkan diri sebelum melakukan interview kerja. Mari simak 5 hal yang harus Anda hindari saat interview agar diterima bekerja.

1. Tidak Bisa Menjelaskan Rencana ke Depan πŸ€·πŸ»β€β™€οΈ

Dalam tahap interview, seringkali interviewer bertanya kepada kandidat tentang rencana kandidat dalam lima atau sepuluh tahun ke depan. Sayangnya, banyak kandidat yang tidak memiliki jawaban untuk pertanyaan tersebut. Meski terdengar klise, jawaban dari pertanyaan ini akan mempengaruhi penilaian pihak perusahaan terhadap kandidat. Misalkan Anda melakukan wawancara untuk pekerjaan di bidang media sosial, Anda harus bisa menjelaskan posisi yang relevan dengan bidang tersebut di masa depan.

2. Tidak Ada Kecocokan πŸ€·πŸ»β€β™‚️

Untuk Anda yang pernah gagal mendapatkan posisi incaran, Anda tidak perlu berkecil hati terlebih dahulu. Tidak diterima kerja bukan berarti Anda tidak memiliki bakat dan masa depan di posisi yang Anda kejar. Hal ini karena beberapa manajer ingin merekrut kandidat yang tidak banyak cakap, sementara yang lain ingin calon karyawannya aktif bertanya. Jika Anda tidak cocok dengan kualifikasi yang perusahaan butuhkan, Anda dapat direkomendasikan kepada perusahaan lain yang membuka kesempatan yang lebih baik untuk Anda.

3. Anda Terlalu Pasif 🀷🏻

Setelah melakukan interview, anda bisa aktif dengan mengucapkan terima kasih kepada perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa Anda menginginkan pekerjaan tersebut. Jika Anda pasif, maka perusahaan akan menganggap Anda tidak benar-benar menginginkan posisi tersebut.

4.Bahasa Tubuh Yang Negatif πŸ™…πŸ»β€β™€οΈ

Kamu bisa saja gugup menghadapi pewawancara namun jagalah bahasa tubuhmu termasuk ekspresi muka, jangan sampai kamu menunjukkan muka masam atau terlalu tegang. Senyumlah, lakukan kontak mata, jabat tangan dengan percaya diri dan tunjukkan bahwa kamu senang bertemu dengan pewawancara. Jaga postur tubuh tetap tegap dan percaya diri. Terlalu sering bungkuk mengesankan kurang bersemangat atau kurang percaya diri.

5. Tidak Mempersiapkan Berkas πŸ™…πŸ»β€β™€οΈ

Saat menghadiri interview kerja, pastikan Anda telah mempersiapkan diri dan berkas-berkas yang sekiranya dibutuhkan saat proses interview. Minimal, Anda membawa salinan #CV Anda. Bila perlu, Anda bisa membawa salinan portofolio Anda jika Anda mendaftarkan diri untuk posisi di bidang kreatif, seperti contoh tulisan, contoh desain, dan sebagainya.

Kesempatan kerja memang terbuka untuk siapa saja, terlebih jika Anda mempersiapkannya dengan matang. Anda bisa membuka website www.jobsdku.co.id untuk menjadi member kandidat operator, atau (jika ingin mencoba level staff) bisa titip CV ke kami.

Selamat mencoba!


Negosiasi Buruh interview